Inovasi Indonesia di BIC - Business Innovation Center Indonesia

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Utama Lain-Lain Lem Kayu Lapis dari Limbah Pulp
Ketahanan PanganEnergi Baru dan TerbaharukanManajemen dan Teknologi TransportasiTeknologi Informasi dan KomunikasiTeknologi Pertahanan dan KeamananKesehatan dan Obat-ObatanLain-Lain

Lem Kayu Lapis dari Limbah Pulp

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 6
JelekBagus 

Perekat Kayu Lapis dan Penggunaannya dalam Pembuatan Kayu Lapis

Penggunaan limbah kayu sebagai bahan perekat kayu lapis menghasilkan kayu lapis yang lebih murah, berkualitas tinggi, dan ramah lingkungan. Selain itu pemanfaatan kulit kayu ini menjadikan limbah industri pulp menjadi produk yang bernilai tambah.
PERSPEKTIF

WHAT?

D alam industri pulp, kulit kayu akasia (Acacia Mangium) masih menjadi limbah yang dianggap tidak bernilai, padahal sebuah pabrik pulp rata-rata bisa menghasilkan 500 ton limbah kulit kayu.

Penelitian menemukan bahwa limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai perekat dalam produk kayu lapis karena polyphenol alam tannin yang berguna dalam proses perekatan kayu lapis.

Inovasi ini mengusulkan substitusi perekat UF (Urea Formaldehid) yang digunakan sampai sebanyak 60% yang berpotensi menekan biaya komponen perekat pada proses produksi kayu lapis, sekaligus dapat mengurangi tingkat emisi formalin dari produk kayu lapis sehingga dapat memenuhi persyaratan Japan Industrial Standard (JIS A 5098) untuk kategori interior I dan II.

Acacia wood bark is still treated as waste materials in pulp industry, though it contains natural polyphenol (tannin) that can be used as adhesive materials in plywood industry.

This innovation can potentially substitute UF (Urea Formaldehyde) resin commonly used in plywood industry and could potentially reduce cost of plywood production. Not only that, it is environmentally friendly as it reduces the formaldehyde vapor emission.

English

WHY?

  • Dapat memanfaatkan limbah industri pulp
  • Dapat mensubstitusi urea formaldehid (UF) yang berbahaya bagi kesehatan sampai 60%
  • Menunjang pembuatan produk ramah lingkungan
Keunggulan

Potensi Aplikasi:
Tepat untuk industri perekat kayu lapis

Inovator:

Nama : Dr.Ir.Subiyakto M.Sc,; Lisman Suryanegara,S.Si; Kurnia Wiji Prasetiyo, S.Hut; Prof.Dr.Ir.Bambang Subiyanto, MSc

Institusi : Pusat Inovasi LIPI
Alamat : Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 10, Jakarta 12710
T/F: +6221 527 6023 /+6221 527 6024
http://inovasi.lipi.go.id; email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

Status Paten : TELAH DIDAFTARKAN

Prospektus:

Kesiapan Inovasi  : * *


Kerjasama Bisnis : * * *


Peringkat Inovasi : *
 

Add comment


Security code
Refresh