Dekolorisasi dan Deodorisasi Limbah Cair dengan Formula Fungi Pelapuk Putih
Bahan alami telah umum digunakan sebagai bahan industri, namun menggunakan bahan alami untuk membersihkan limbah yang dihasilkan perlu terus dikembangkan.
WHAT?
| Apa masalah umum limbah cair? Bau, warna, dan keruhnya air akibat limbah cair, kadang menjadi masalah antara pihak industri dengan masyarakat sekitarnya. Adalah fungi pelapuk putih (PPP) Omphalina sp. yang diformulasi untuk deodorisasi dan dekolorisasi limbah cair industri dan lindi sampah yang mengandung zat warna dan berbau tajam. Formula tersebut sudah diuji coba pada limbah lateks pekat, limbah cair industri tekstil, limbah pengolahan tebu, dan limbah industri kulit dengan hasil menggembirakan. Dengan sistem aplikasi yang sederhana, formula ini dapat menghilangkan bau busuk dan menghancurkan zat warna limbah. | Industrial liquid waste usually makes water smell bad, has color and darkened the water and is a problem for the environment. Using white mushroom (PPP) Omphalina sp., formulated as deodorizer and decolorizer for liquid waste is proven to be successful. This formula has been tested in the liquid waste of concentrated latex, the liquid waste of the textile industry, and other industries. |
WHY?
- Aplikasi formula ini tidak menghasilkan limbah sekunder, hingga ramah lingkungan
- Formula dapat digunakan untuk proses berulang, selama aktivitasnya dapat dipertahankan
- Isolat jamur pelapuk putih yang digunakan mampu bekerja pada kisaran pH yang luas
- Aplikasi sederhana, tanpa memerlukan banyak alat
Potensi Aplikasi:
Teknologi formula ini dapat diaplikasikan untuk menghilangkan bau dan warna limbah pada industri tekstil, industri pengolahan tebu, dan industri kulit. Hasilnya dapat mengantarkan industri tersebut menjadi industri bersih yang ramah lingkungan.
Inovator:Institusi : Balit Biotek Perkebunan lndonesia Status Paten:TELAH DIDAFTARKAN | Prospektus:Kesiapan Inovasi : * |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|











