Pewangian Beras Menggunakan Karbon Dioksida Cair
WHAT?
|
Nasi yang enak berasal dari beras yang baik, dan nasi merupakan makanan pokok di Indonesia. Konsumen kini semakin selektif dalam memilih beras berkualitas, bukan hanya tekstur saja tetapi juga aromanya. Beras wangi alami kini sulit ditemui di pasar. Petani jarang menanam beras wangi karena memerlukan masa tanam yang lebih lama. Lagipula, beras ini mudah diserang hama karena aromanya menarik bagi hama. Di pihak lain, permintaan akan beras wangi terus meningkat. Metode dalam invensi ini ramah lingkungan karena menggunakan karbon dioksida cair, dan produk beras wangi yang dihasilkan relatif tidak berubah dari bentuk beras asli baik secara fisik maupun kimiawi. Bahan pembawa aroma ini mudah didapat dan harganya relatif terjangkau. |
Delicious rice comes from fragrant paddy. Naturally fragrant paddy is now getting scarce due to longer harvest cycle and vulnerability to pest attack. The method to reproduce fragrant paddy using liquefied carbon dioxide is considered safe and relatively does not affect the physical and chemical properties of the normal paddy. The substance is available in the market at a reasonable price. |
WHY?
- Menghasilkan beras wangi dari beras biasa
- Relatif tidak merubah bentuk dan struktur kimia beras
- Meningkatkan kualitas dari beras biasa
- Bahan baku tersedia, mudah didapat dengan harga terjangkau
Potensi Aplikasi:
Meningkatkan kualitas beras dengan memberikan aroma. Aroma tergantung dari bahan yang digunakan, membuka kemungkinan beras wangi dengan aroma yang berbeda.
Kata Kunci Teknologi
001. Electronics, IT and Telecomms
002. Industrial Mfg, Material and Transport Technologies
003. Other Industrial Technologies
004. Energy
005. Physical and Exact Sciences
006. Biological Sciences
007.Agriculture and Marine Resources
008. Agrofood Industry
009. Measurements and Standards
010. Protecting Man and Environment
011. Social and Economics Concerns
Inovator:Institusi : Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya Status Paten : TELAH DIPATENKAN |
Prospektus:Kesiapan Inovasi : * |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|











