Pasta Inokulum Nata de Coco
WHAT?
|
Nata de Coco selain sebagai makanan, dapat juga digunakan sebagai bahan akustik, bidang kedokteran dan industri, sehingga beberapa tahun terakhir ini permintaan untuk diekspor cukup besar. Indonesia sebagai negara kepulauan tropis memiliki potensi yang besar, dan untuk menghasilkan Nata de Coco yang berkualitas dengan bahan dasar air kelapa, dibutuhkan bibit bakteri selulosa yang baik dan murni. Pembuatan inokulum pasta (bibit bakteri) Nata de Coco melalui perbanyakan sel bakteri, persiapan medium, proses pembuatan dan pengucilan koloni bakteri untuk bahan inokulum pasta Nata de Coco, dengan kemasan yang baik memudahkan distribusi dan penyimpanan untuk kemudian digunakan oleh pengrajin tradisional di daerah. |
To produce high quality, coconut water-based Nata de Coco, one requires pure and good inoculum (bacteria seeds). Indonesia as a tropical archipelago has a very big potential to mass-produce Nata de Coco, thus requires a method to store and distribute the inoculum to the traditional producer in distant provinces. Creating Nata de Coco inoculum in paste form and in good packaging is the answer to this. |
WHY?
- Inokulum pasta Nata de Coco dengan bakteri tertentu memiliki masa simpan minimal 10-12 bulan
- Proses pengucilan koloni yang digunakan mampu menghasilkan bakteri dengan produktivitas sintesis selulosa yang maksimal
Potensi Aplikasi:
Industri Nata de Coco
Prospektus:Kesiapan Inovasi : * * |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|











