Bio-proses Produksi Minyak Kelapa Menggunakan Ragi Tempe
WHAT?
|
Dalam pembuatan minyak kelapa, bio-proses memang tidak sepopuler pengempaan kopra atau pemanasan santan kelapa karena dianggap mahal dan membutuhkan tambahan enzim yang mahal. Inokulum tempe ternyata dapat dimanfaatkan untuk memecah protein dan pati yang terkandung pada krim santan kelapa, tanpa perlu pemanasan tinggi maupun bahan kimia lainnya. Proses fermentasi akan membentuk lapisan minyak yang mudah dipisahkan sebagai minyak kelapa. Produk yang dihasilkan bahkan lebih sesuai sebagai bahan baku kosmetik maupun obat-obatan dibandingkan minyak goreng. Jika digunakan sebagai minyak goreng pun proses ini berpotensi tetap kompetitif khususnya jika diproduksi di sentra produksi kelapa yang melimpah dan murah. |
ln coconut oil processing, bio-process is considered complicated and require costly additional enzymes. Apparently, yeast used to ferment tempeh can effectively be used to separate the protein and carbohydrate compound of coconut milk, without heating nor any chemical additives. The oil product is in-fact better suited for cosmetics and medicinal applications, than for regular cooking oil. |
WHY?
- Aman dan mudah digunakan pada proses pembuatan minyak kelapa secara fermentasi tanpa harus menggunakan bahan kimia dan panas yang tinggi.
- Dapat dilakukan tanpa harus melalui pre kultur (starter), memudahkan aplikasi di wilayah pedesaan.
- Produknya beraroma kelapa dan karakteristiknya cocok untuk bahan pembantu kosmetika sudah teruji dapat terlarut sempurna dan aroma bertahan lebih dari sebulan.
Potensi Aplikasi:
Industri kosmetika dan obat, Industri kimia bahan baku kosmetik, Industri minyak goreng.
Prospektus:Kesiapan Inovasi : * * * |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|











