Inovasi Indonesia di BIC - Business Innovation Center Indonesia

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Utama Ketahanan Pangan Keturunan Yang Manis dan Nirmanis
Ketahanan PanganEnergi Baru dan TerbaharukanManajemen dan Teknologi TransportasiTeknologi Informasi dan KomunikasiTeknologi Pertahanan dan KeamananKesehatan dan Obat-ObatanLain-Lain

Keturunan Yang Manis dan Nirmanis

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 5
JelekBagus 

Perakitan Benih Jagung Manis Fenotipe Biji Bulat Melalui Modifikasi Segregasi Epistatik Dialel 9:7

Alam melakukan seleksi alami secara adil dan seimbang, namun kadang menghilangkan sifat unggul yang disukai manusia. Perlu campur tangan manusia secara alami untuk mempertahankannya.

PERSPEKTIF

WHAT?

Secara alami, makhluk hidup akan mengalami seleksi alam dengan hilangnya sifat-sifat resesif pada keturunannya. Bagaimana bila sifat resesif yang hilang adalah sifat yang justru unggul dan diinginkan?

Banyak cara dapat ditempuh, dan cara pemuliaan walaupun membutuhkan waktu yang cukup panjang adalah cara yang paling alami dan aman.

Pemuliaan dilakukan pada jagung manis menghilangkan sifat tidak unggul seperti viabilitas benih rendah, vigor vegetatif yang buruk, shelf time pendek serta rentan terhadap hama dan penyakit tanaman.

Modifikasi segregasi epistatik dialel pada biji dengan mengawinsilangkan jenis-jenis jagung unggul telah menghasilkan jagung unggulan baru yang nirmanis (kuning-bulat) dan jagung manis (kisut).

Natural selection happens to any creature, yet humans can interfere. By cross-breeding superior seeds, and modifying the segregation of epistatic diallel, now we have round-yellow non sweet corn and wrinkle-white sweet corn, with high commercial values.

The descendants are better than their parents in several negative sides such as low viability seed quality, bad vegetative vigor, short shelf time, and vulnerable to pest and diseases.

English

WHY?

Inovasi ini memungkinkan hasil tiga genotipe jagung manis yaitu:
  • Jagung manis dengan tongkol dwiwarna 9 bulat nirmanis: 7 kisut manis dengan kadar sukrose > 22% Brix
  • Jagung manis yellow super sweet dengan tongkol biji kuning kisut true-to-type dengan kadar sukrose > 25% Brix
  • Jagung manis white super sweet dengan tongkol biji putih kisut true-to-type dengan kadar sukrose > 25% Brix
Keunggulan

Potensi Aplikasi:
Industri pertanian, dan dapat dijadikan sebagai bahan pengembangan lebih lanjut oleh kalangan peneliti dan akademisi.

Inovator:

Nama : Saiful Hikam, Ph.D.; Paul B. Timotiwu; Denny Sudrajat, Ir., M.P.

Institusi : Universitas Lampung
Alamat : Fakultas Pertanian - Universitas Lampung
Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro 1
Bandar Lampung 35144

Status Paten : DALAM PROSES PENGAJUAN

Prospektus:

Kesiapan Inovasi  : *
Kerjasama Bisnis : *
Peringkat Inovasi : * *
 

Add comment


Security code
Refresh