Surfaktan Metil Ester Sulfonat (MES) dari Minyak Sawit Sebagai OWSA Untuk Meningkatkan Recovery Minyak Bumi
WHAT?
|
S urfaktan adalah bahan baku yang sangat penting pada proses eksploitasi minyak bumi. Surfaktan disemprotkan bersama air ke dalam bumi dan digunakan untuk ‘meluluhkan’ minyak bumi yang terperangkap di ‘dinding-dinding’ gua pada saat pengeboran untuk Oil Recovery, menyerupai sabun yang melarutkan minyak bersama air. Surfaktan digunakan dalam jumlah sangat besar untuk meningkatkan hasil eksploitasi minyak bumi dari tanah (Oil Recovery). Teknologi sulfonasi metil ester dari minyak bumi menggunakan reaktan gas SO3, H2SO4 atau NaHSO3 kemudian dilanjutkan dengan proses pemurnian akan menghasilkan surfaktan MES. Sumber surfaktan baru dari sumber alami yang dapat diperbaharui menjanjikan proses ‘oil recovery’ lebih lanjut. |
Surfactant is used in large amount for oil recovery process. Injected into earth along with water, the surfactant ‘releases’ oil, trapped on the ‘cave walls’ during drilling, just like soap when we wash our oily hand. The methyl-ester-sulfonation from palm oil using gas reactant (SO3, H2SO4 or NaHSO3) produces MES surfactant. Surfactant is available in abundance since it comes from renewable resources. |
WHY?
- Meningkatkan nilai tambah minyak sawit
- Meningkatkan pendapatan masyarakat
- Mendukung klaster hilir sawit di Indonesia
- Peningkatan total produksi minyak bumi
- Surfaktan dari sumber yang terbarukan
- Mempunyai sifat larut dalam air
- Mempunyai sifat salinitas yang tinggi
Potensi Aplikasi:
Bahan baku surfaktan dibutuhkan dalam jumlah besar untuk proses oil recovery, bisa dibuat menjadi sabun, deterjen, bahkan kosmetik. Proses pembuatan surfaktan dapat diaplikasikan di industri sawit yang ingin melakukan diversifikasi produk, dapat melirik proses ini.
Kata Kunci Teknologi
001. Electronics, IT and Telecomms
002. Industrial Mfg, Material and Transport Technologies
003. Other Industrial Technologies
004. Energy
005. Physical and Exact Sciences
006. Biological Sciences
007. Agriculture and Marine Resources
008. Agrofood Industry
009. Measurements and Standards
010. Protecting Man and Environment
011. Social and Economics Concerns
Prospektus:Kesiapan Inovasi : * |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|











