Pada hari Jum'at, 23 Januari 2008, BIC melakukan kunjungan ke BIOTEK-LIPI dengan membawa investor, bapak Hidayat, Wijanto, dan Jati untuk melihat teknologi Kedelai Plus. Acara dimulai dengan kunjungan ke laboratorium, tempat pengembangan kedelai plus. Di dalam laboratorium diperlihatkan alat-alat pendukung untuk pemuliaan benih kedelai.Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai skema kerjasama di ruang Kepala Biotek-LIPI, Dr. Bambang Prasetya. Beliau menjelaskan bahwa teknologi Kedelai Plus sudah siap untuk di-industrikan atau dikomersalisasikan dan diantara keunggulannya adalah, meningkatkan produktivitas kedelai hingga dua sampai tiga kali lipat, mengurangi jumlah penggunaan pupuk sampai 50% pemakaian normal, dan dapat diaplikasikan pada semua jenis kedeali lokal. Dr. Bambang juga menjelaskan bahwa Kedelai Plus telah berhasil melakukan uji coba lapangan di semua jenis lahan, dari hasil uji coba tersebut prosuktivitas kedelai meningkat menjadi dua kali lebih banyak dari produksi sebelumnya. Semua uji coba dilakukan tanpa merubah pola tanam masyarakat sekitar, diperkirakan jika penanaman dilakukan lebih intensiv maka produktivitas kedelai akan lebih bertambah.
Dr. Bambang menambahkan bahwa untuk kedelai plus, Biotek-LIPI menawarkan kerjasama berupa Lisensi atau Joint Venture. Kedua skema tersebut dapat dibahas detailnya lebih lanjut. Dr. Bambang menginginkan nantinya proses pemuliaan benih kedelai dilakukan di Biotek-LIPI, Cibinong setelahnya baru didistribusikan ke pasar atau pembeli, hal ini dikarenakan Biotek-LIPI harus menjaga kualitas kedelai plus tersebut. Pihak Investor yang diwakilkan oleh Bapak Hidayat akan melakukan diskusi internal beserta timnya terlebih dahulu mengenai skema kerjasama yang akan dipilih dan nantinya akan melakukan pembicaraan yang lebih detai dengan Dr. Bambang. (DSY)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|












