Business Innovation Center (BIC) bekerjasama dengan Fortuga (Forum Alumni 1973 ITB) mengadakan acara dialog dengan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri pada tanggal 14 Februari 2009 di sekretariat BIC - Kemayoran Jakarta. Pada kesempatan ini, Dr. Sujana Royat, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Menko Kesra memaparkan program pemberdayaan masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan. Program ini dikenal dengan istilah Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri.
Dalam dialog itu hadir perwakilan dari Menkoekuin, Menkokesra dan Ristek serta komunitas Akto (Asosiasi Kelompok Tani Olahan) DKI, Amandes, Asosiasi BDS Indonesia, Balai Besar Keramik, Biotek LIPI, Ciputra Group, GP Jamu, Inkopi, IPB, LPPM ITS, Triputra Group.
Perlu diketahui bahwa Program Mandiri yang diluncurkan oleh Presiden RI tanggal 30 April 2007 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, sesungguhnya merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mempercepat penangglangan kemiskinan dan memperluas kesempatan kerja melalui konsolidasi program-program pemberdayaan masyarakat yang ada diberbagai kementerian/lembaga. Yang menjadi ciri khas dari PNPM Mandiri, program ini melakukan penyaluran pendanaan operasional ke kegiatan secara langsung ke masyarakat tidak melalui Pemerintah Daerah. Mekanisme melalui rembuk desa dengan Fasilitator PNPM Mandiri mengangkat isu yang dijadikan kegiatan berupa kebutuhan untuk mengurangi beban-beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan dan mendorong peningkatan tabungan masyarakat.
Namun dalam mengiplementasikan PNPM Mandiri masih perlu adanya sinergi dari masyarakat, pemerintah daerah dan kelompok peduli (swasta, asosiasi, perguruan tinggi, media, LSM, dll) serta kemitraan diantara ketiganya. Untuk itu agar semua pihak terlibat dalam program tersebut maka sosialiasi ke masyarakat luas perlu dilakukan secara intensif. BIC dalam PNPM Mandiri mengambil peran sebagai fasilitator kebutuhan teknologi yang diperlukan dalam memperlancar implementasi dan kegiatan masyarakat ini.
Dalam kesempatan tersebut para peserta sangat antusias, terbukti banyak sekali pertanyaan-pertanyaan dan saran yang dilontarkan. Dan yang menyenangkan hasil kesimpulan dialog adalah komitmen dari komunitas ABG untuk bekerja sama dalam mensukseskan PNPM Mandiri. (AD-DDI)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|












