BIC (Business Innovation Center) terbentuk untuk mengembangkan sinergi kerjasama antara ABG (Academician, Business and Government) yang menjembatani tiga sector tersebut dengan melakukan intermediasi dengan tujuan untuk mengoptimalkan pengembangan inovasi dan komersialisasi teknologi sehingga dapat digunakan oleh pasar, maka dari itu diperlukan sarana untuk menunjang kegiatan intermediasi yang baik, salah satu yang terpenting adalah kualitas SDM yang baik. Untuk lebih meningkatkan kualitas dan kemampuan SDM sebagai mediator dalam menjalankan intermediasi antara ABG, maka pada hari Selasa tanggal 13 Mei 2008 bertempat di sekretariat BIC, Mega Kemayoran diadakan training dengan tema pengembangan bisnis melalui alih teknologi (Business Development through Technology Transfer) training tersebut di hadiri oleh perwakilan-perwakilan dari BIC, RISTEK, JCC (Jababeka Research Center) dan BTC (Business Technology Center) dengan jumlah total 12 orang.
Training ini di sampaikan oleh Mr. Franz Gelbke, staf ahli dari Jerman untuk BTC (Business Technology Center) Indonesia. Mr. Gelbke menjelaskan tentang gambaran dan peran dari intermediator, target yang akan di capai dan Overview intermediator, Mr. Gelbke juga memberikan gambaran tentang system kerja lembaga intermediasi di Jerman yaitu WTSH (Wirtschaftsförderung und Technologietransfer), para peserta yang hadir pun turut aktif memberikan tanggapan terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh Mr. Gelbke. Training singkat yang berlangsung kurang lebih selama 2 (dua) jam ini diharapkan dapat memberikan manfaat dlm peningkatan pengetahuan mengenai peran intermediator yang baik dalam pengembangan bisnis di Indonesia. (bic)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|












