Inovasi Indonesia di BIC - Business Innovation Center Indonesia

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Utama Berita Berita Terkini Program Inovasi di Haldin Corporation
Banner

104 Inovasi Indonesia - 2012
adalah hasil pemilihan tahunan ke-5,
karya inovasi paling prospektif "100+ Inovasi Indonesia"
yang dimulai pada tahun 2008, dalam rangka menyambut
100 tahun Kebangkitan Nasional Indonesia.

Anda bisa menjadi salah satunya!

Program Inovasi di Haldin Corporation

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Hadin CorporationTim Business Inovation Center (BIC) Kementerian Negara Riset dan Teknologi setelah melakukan R & D Visit ke beberapa Litbangyasa kali ini mengunjungi Haldin Corporation. Dalam kunjungan tim BIC diterima oleh  president Haldin Corporation Alisjahbana Haliman.  Haldin  Corporation salah satu perusahaan yang pada awalnya hanya bergerak dalam bidang vanilla berkembang sampai berhasil memperoleh  ISO 22000, ISO 14001:2004 dan ISO 9001:2000. Sampai saat ini Haldin Corporation merupakan perusahaan terbatas dengan produksi utamanya adalah biang aroma kopi, teh dan buah-buahan tropis. Adapun pemakai produk Haldin kebanyakan perusahaan pengolah minuman kemasan siap saji dan produk saset minuman. Disamping itu Haldin juga mengembangkan produk lainnya berupa essence, concentrates, liquid extract dan glycolic extracts yang digunakan oleh industri makanan, minyak wangi, obat-obatan.

Disamping  diperkenalkan produk inovasi yang telah diproduksi oleh Haldin, dalam kesempatan tersebut juga dibicarakan mengenai kerjasama untuk memanfaatkan hasil inovasi yang telah dikembangkan oleh Litbangyasa. Haldin cukup tertarik terhadap inovasi Pusat Kimia LIPI yang telah mengembangkan minyak atsiri.

Dengan akan dibukanya Sekretariat BIC di MGK Kemayoran sebagai titik temu antara penyedia teknologi dan pengguna teknologi, Haldin Corporation berminat untuk bergabung. Bersama BIC Haldin Corporation mempunyai rencana untuk memperkenalkan produk inovasi terbarunya secara berkala di MGK Kemayoran. Selain itu terpikirkan oleh BIC dan Haldin Corporation untuk menggali potensi material dasar pembuat  essence, concentrates, liquid extract dan glycolic extracts yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selanjutnya apabila ada inovasi dari Litbangyasa sesuai dengan bisnis Haldin Corporation juga akan dicoba untuk dikembangkan peluang bisnisnya. 

Dari kunjungan ini lebih meyakinkan lagi bagi Tim BIC, bahwa masih terbuka peluang bisnis untuk memanfaatkan hasil riset yang telah dihasilkan lembaga Litbangyasa. Namun demikian tatacara bisnis yang akan dibuat masih perlu disesuaikan dengan industri sebagai produsen, sehinga pada gilirannya hasil riset tersebut dapat mempunyai nilai ekonomis dan diterima pasar.(ristek.go.id)

 

Add comment


Security code
Refresh


Seri Inovasi Indonesia