Pelatihan intermedia
tor teknologi 2011 tahap 2 yang diselenggarakan di Jerman telah memasuki bulan kedua. Pada bulan pertama, peserta mendapatkan materi di kelas tentang beberapa topik, antara lain intermediasi teknologi, inkubator, managemen klaster, blue ocean strategy, business model, sistem inovasi nasional, dsb. Materi yang disusun dan diberikan oleh beberapa mentor dari VDI|VDE|IT, merupakan gabungan teori dan praktis, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan materi saja, namun mereka juga dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan studi kasus dan mempresentasikannya di depan kelas. Peserta sangat antusias dan aktif ketika mengerjakan tugas kelompok. Di samping itu, VDI|VDE|IT juga menghadirkan beberapa praktisi dari luar untuk memberikan gambaran secara lebih komprehensif kepada peserta pelatihan. Agenda lain yang juga dilakukan oleh peserta pelatihan adalah kunjungan ke pre-inkubator, inkubator teknologi TU Berlin serta Technology Park Wuhlheide dan Adlershof.
Memasuki bulan kedua, peserta dibagi ke dalam 5 (lima) kelompok untuk melakukan kegiatan mini-internship di beberapa lembaga transfer teknologi dan institusi terkait dengan kegiatan pengembangan inovasi di beberapa kota Jerman. Kelima daerah yang dipilih adalah Berlin (Techno Park Adlershof), Dresden (Technische Universität Dresden), Aachen (Zentrum für Biomedizintechnik, FH Aachen, AGIT dan IMA ZLW IfU), Stuttgart (Steinbeiss) dan Munich (VDI|VDE|IT branch office Munich).
Untuk kegiatan internship di kota Aachen, peserta pelatihan yang terdiri dari 6 orang, ditempatkan pada 4 (empat) institusi yang berbeda. Kegiatan yang mereka ikuti pada saat internship cukup bervariasi: Sda. Abdul Kadir Mukarram yang ditempatkan di Zentrum für Biomedizintechnik (ZBMT) diminta untuk melakukan market research tentang potensi industri farmasi di Indonesia serta membantu tim untuk persiapan kick off meeting antara ZBMT dengan delegasi dari Jepang tentang peluang kerjasama bidang farmasi. Sda. Ari Eko Prasethio dan Sda. Pridana Nasution melakukan internship di FH Aachen. Mereka mendapatkan tugas untuk membuat analisis singkat tentang addictive manufacturing dan energy efficiency. Prof. Gebhardt yang menjadi supervisor mereka, juga aktif melakukan kegiatan transfer teknologi dan kerjasama dengan industri di kota Aachen. Sedangkan Sda. Tomi Arianto yang mendapatkan tempat internship di AGIT (Technology Transfer Management Office, Aachen) memiliki pengalaman yang berbeda karena dia diminta untuk melakukan analisis SWOT tentang kota Aachen dan kota Bursa dan Istambul di Turki. Saat ini pemerintah daerah Aachen sedang berupaya untuk menarik investor dari Turki untuk melakukan bisnis di kota Aachen. Sedangkan Sdi. Asnia Paramita dan Sdi. Galuh Prawitasari yang internship di IMA ZLW IfU diminta untuk membuat analisis beberapa proposal bisnis yang gagal mendapatkan insentif.
Beberapa acara seperti “Nacht der Forschung – Malam Riset”, business gathering serta “Start Up Company Day” sudah menunggu partisipasi dari peserta internship di kota Aachen. *** Kristina ***
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|












