Rabu, 24 Maret 2010Business Innovation Center dan Yayasan Inovasi Teknologi (INOTEK) mengadakan pertemuan diskusi mengenai pengembangan INOVASI dan Invention yang berbasis teknologi dan berdampak ke masyarakat bertempat di kantor BIC.
Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (Inotek) yang didukung oleh Lemelson Foundation ini adalah yayasan yang didirikan berdasarkan keyakinan yang kuat bahwa inovasi teknologi yang aplikatif dan tepat-guna akan memberi manfaat dan dampak sosial dan ekonomi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Andy Pradjaputra, Direktur Eksekutif INOTEK menjelaskan bahwa saat ini program yang dijalankan INOTEK adalah RAMP (Recognition And Mentoring Program) yang dimulai dari IPB dan berfokus kepada teknologi kerakyatan yang akan membawa kesejahteraan pada masyarakat. Dan fasilitas-fasilitas yang diberikan yaitu, inkubasi teknologi mencakup penyempurnaan teknologi, prototype yang teruji, dan pendaftaran paten. Dan inkubasi bisnis mencakup: pendirian UKM, legalitas dan Inisiasi usaha mencakup: produksi, pemasaran, dan distribusi
Dalam pertemuan diskusi yang bersifat silaturahmi ini, INOTEK dan BIC saling bertukar informasi mengenai program kerja dan hasil-hasil yang telah di dapatkan selama ini juga kemungkinan adanya saling kerjasama untuk mengedepankan dan mengembangkan inovasi sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas.
BIC menyampaikan beberapa proyek inovasi yang prospektif untuk dapat di support oleh INOTEK antara lain, agro industri berbasis kemitraan inti dan plasma (Pertanian, peternakan, dan perkebunan), desa mandiri energi berbasis jarak, ASTUTIK (Asap Untuk Membasmi Tikus), teknologi budidaya terumbu karang, produk turunan dari hasil perairan laut, pemanfaatan kebun pelatihan (teaching farm) IPB, pengembangan benih & teknologi tanam dan teknologi kedelai plus.
Diharapkan terjalinnya kerjasama yang baik diantara INOTEK dan BIC ini dapat menjadikan semakin mudahnya jalan untuk peningkatan inovasi-inovasi di Indonesia. (bic)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|












