Inovasi Indonesia di BIC - Business Innovation Center Indonesia

  • Perbesar ukuran huruf
  • Ukuran huruf bawaan asli
  • Perkecil ukuran huruf
Utama Berita Artikel "SEMAR" Mobil Irit Buatan UGM

"SEMAR" Mobil Irit Buatan UGM

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 15
JelekBagus 
Wow!! Anyer-Panarukan Hanya 1 Liter

Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada membuat Semar, mobil irit masa depan.  Mobil ini mampu menempuh jarak seribu kilometer hanya dengan satu liter bahan bakar.  Ini berarti jarak Anyer-Panarukan hanya menghabiskan bahan bakar  satu liter.

Tim SEMART UGM yang terdiri dari 15 mahasiswa Fakultas Teknik UGM menyebut mobil ini sebagai ‘Futuristic Prototype’. “Dengan bahan bakar yang hanya 1 liter untuk seribu kilometer  maka diharapkan bisa menjadi kendaraan ramah lingkungan,” kata Suhanan, Ketua Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada seusai peluncuran prototype mobil Semar di University Center, Yogyakarta, Rabu (17/3).

Bentuk mobil mirip kendaraan balap formula dengan total berat 25 kilogam. Pengemudi duduk setengah berbaring dengan bobot tak boleh melebihi 50 kilogram dan secara keseluruhan, mobil memiliki panjang 2,7 meter, tinggi 0,8 meter dan lebar 0,88 meter. Bodi mobil terbuat dari fiber composite dengan konsep airfoil untuk mengurangi halangan dari coefisien of drag kendaraan.

Semar didesain menggunakan dua roda berpenggerak di belakang dan satu steering roda depan. Penggerak pemula adalah mesin 4 tak berselinder tunggal dengan kapasitas 25 cc, yang diaplikasikan dengan sistem injeksi yang bisa diprogram.  Teofilus, Koordinator Tim SEMART UGM menjelaskan, nama Semar didasarkan pada tiga hal yakni unik, mudah diingat, dan mencerminkan kebudayaan asli Indonesia. “Mobil Semar yang badannya gemuk itu sisi menarik tokoh semar yang kuat dan adiluhung,” kata dia.

Mobil ini akan diikutsertakan dalam ajang Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2010 di sirkuit internasional Sepang, Malaysia pada 8-10 Juli 2010. Inilah pertama kalinya UGM bersama tiga perguruan tinggi lain yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Sepuluh November mengikuti SEM. 
(sumber: tempointeraktif.com)

 

Add comment


Security code
Refresh


Seri Inovasi Indonesia