Metoda dan Alat Evaporasi dengan Membran-Siklon Terintegrasi
WHAT?
|
P ada industri pembuatan garam dan gula, digunakan proses evaporasi yang membutuhkan panas yang tinggi. Larutan dipanaskan sampai air menguap dan meninggalkan kristal garam yang diinginkan. Penggunaan membran akan mempercepat proses evaporasi dengan memperluas permukaan sehingga suhu yang dibutuhkan lebih rendah. Pada metode membran kristalisator, permasalahan terjadi karena pori-pori membran tersumbat oleh kristal yang terbentuk dan mengurangi kinerjanya, sehingga harus diganti secara berkala. Teknologi membran-siklon, ‘meniupkan’ udara panas melalui membran langsung ke larutan garam, pemisahan air dari larutan pekat terjadi pada separator siklon, dan kristal garam terbentuk di dasar separator. |
Evaporation is used in crystallization process for salt and sugar refinery industries. Usage of membrane will increase evaporation efficiency. Different from the conventional membrane-crystallization which has clogging problem, the membrane-cyclone technology ‘blows’ hot air through membrane to salt liquid, and the water (steam) separation happens in the cyclone-separation chamber. |
WHY?
- Bentuk yang kompak
- Mudah pengoperasiannya
- Hemat energi
- Menghasilkan air dengan kemurnian tinggi
- Kristal garam terbentuk di separator sentrifugal yang terpisah memudahkan pengelolaannya
Potensi Aplikasi:
Untuk proses pemekatan pada industri umumnya, seperti pada pembuatan kristal garam dari air laut, industri pembuatan gula, dengan produk samping air bersih bagi daerah dekat pantai.
Kata Kunci Teknologi
001. Electronics, IT and Telecomms
002. Industrial Mfg, Material and Transport Technologies
003. Other Industrial Technologies
004. Energy
005. Physical and Exact Sciences
006. Biological Sciences
007. Agriculture and Marine Resources
008. Agrofood Industry
009. Measurements and Standards
010. Protecting Man and Environment
011. Social and Economics Concerns
Inovator:Institusi : Institut Teknologi Bandung Status Paten : TELAH DIDAFTARKAN |
Prospektus:Kesiapan Inovasi : * |











