Inovasi Indonesia di BIC - Business Innovation Center Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Utama others Asap Cair Pengusir Bau
Food ResilienceNew and Renewable EnergyTransportation Management and TechnologiesInformation and Communication TechnologiesDefense and Security TechnologiesHealth and MedicinesOthers

Asap Cair Pengusir Bau

E-mail Print PDF
We are sorry for not being able to provide official translation. Please use the google translator to help you review our site.

Aplikasi Asap Cair dari Cangkang (Tempurung) Kelapa Sawit Dalam Pengolahan Karet Alam

Pengolahan limbah perkebunan yang tepat menghasilkan bahan substitusi untuk proses industri pengolahan karet alam yang lebih baik, ramah lingkungan dan cepat, disamping perkembangan aplikasi masa depan yang sangat luas.

PERSPEKTIF

WHAT?

Industri karet alam umumnya menimbulkan efek lingkungan negatif yaitu gumpalan yang berbau busuk. Untuk mencegah bau busuk tersebut dapat digunakan asap cair sebagai penggumpal lateks.

Asap cair yang dibuat dari cangkang kelapa sawit mengandung senyawa Fenol sehingga dapat mencegah perkembangan bakteri penyebab bau busuk dan mutu karet yang dihasilkan setara dengan penggumpal anjuran (asam Formiat).

Dalam pengolahan karet sit asap (RSS) dengan penggumpal asap cair ini, waktu pengeringan sit bisa lebih cepat 3 sampai 4 hari, dibandingkan dengan penggumpal asam formiat, hal ini juga akan mencegah emisi C02 sampai setengahnya karena jumlah kayu karet yang dibakar menjadi setengahnya untuk pengawetan dan pengeringan sit.

The liquid smoke produced from shell of palm-oil kernel can be a substitute for formic acid as a coagulant in latex processing.

It contains acetic acid and phenol compounds that also inhibit bacteria that produces bad smell. It will accelerate the sheet drying time by 3 - 4 days compared to the RSS conventional process.

Thus, the use of liquid smoke is more environmentally friendly and cheaper; and it has potential for future applications.

English

WHY?

  • Dibuat dari limbah alami yang ramah lingkungan dan tersedia dalam jumlah sangat besar
  • Mencegah pertumbuhan bakteri dalam pengolahan karet sehingga tidak terjadi bau busuk
  • Dapat dimanfaatkan untuk mengurangi bau busuk limbah industri atau sampah lainnya
  • Bisa dipakai untuk pengawet pupuk organik, pestisida, fungisida, herbisida, obat-obatan, dan makanan
  • Sebagai bahan untuk memproduksi bio-oil melalui proses pirolisis cepat (fast pyrolysis)
Keunggulan

Potensi Aplikasi:
Industri pengolahan karet alam, dan berpotensi dikembangkan untuk industri lainnya yaitu pupuk, pengawet makanan, farmasi, kimia (pestisida, herbisida, fungisida), bio-oil, dll.

Inovator:

Nama : Moh. Solichin

Institusi : Pusat Penelitian Karet - Balai Penelitian Sembawa
Alamat : Jl. Raya Palembang - Pangkalan Balai KM. 29, Kotak Pos 1127, Palembang 30001, Sumatera Selatan

Status Paten: TELAH DIPATENKAN

Prospektus:

Kesiapan  Inovasi  : * * *
Kerjasama Bisnis : * *
Peringkat Inovasi : * *
Last Updated on Wednesday, 17 June 2009 11:33  

Pendukung Inovasi

Banner
Banner
Banner
Banner

Need Help?

T. (021) 2664 6882
F. (021) 2664 7409
e. info [at] bic [dot] web [dot] id
Monday - Friday : 9.00 - 18.00
INFO BIC :
Click on our online status to send a message through Yahoo Messenger.