Pembuatan Poliol Berbasis Minyak Sawit Sebagai Bahan Baku Foam Poliuretan
Alam menyediakan segalanya, dengan jumlah terbatas atau dapat terus diperbaharui secara alami. Gunakan secara bijaksana dan carilah alternatif yang lebih baik.
WHAT?
| Poliol adalah suatu senyawa organik yang mengandung lebih dari satu (banyak/poli - poly) gugus hidroksil pada tiap molekulnya dan dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan poliuretan (Polyurethane), polimer yang banyak digunakan sebagai bahan pembuat busa, lem, plastik, pelapis, dll. Komoditas bahan baku Poliol ini sudah banyak ditemukan di pasaran, umumnya dihasilkan dari proses petrokimia dengan bahan baku yang tidak dapat diperbaharui. Inovasi ini menawarkan alternatif bahan baku alami terbaharukan dari minyak sawit yang kandungannya dapat dikonversi menjadi suatu Poliol yang mempunyai sifat serupa. | Polyols are orqanic compounds with multiple hydroxyl functional groups available for organic reactions, widely used as reactants to create polymers such as polyurethane. In simple English, polyols are used to create plastics, foams, sealant, etc. Derived from nonrenewable materials, petroleum, this innovation offers a process to create polyols derived from natural, renewable materiais; palm oil. |
WHY?
- Pembuatan poliol berbasis minyak sawit ini dilakukan untuk menggantikan bahan baku poliol turunan dari bahan petrokimia yang persediaannya semakin terbatas
- Lebih ramah lingkungan karena menggunakan bahan alami
Potensi Aplikasi:
Inovasi ini bisa diterapkan pada industri kimia polimer.
Inovator:Institusi : Pusat Inovasi - LIPI Status Paten: TELAH DIPATENKAN | Prospektus:Kesiapan Inovasi : * |





