BIC - Business Innovation Center Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Utama News Latest News PUNCAK PERINGATAN HAKTEKNAS KE 13 DI ISTANA NEGARA

PUNCAK PERINGATAN HAKTEKNAS KE 13 DI ISTANA NEGARA

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 
We are sorry for not being able to provide official translation. Please use the google translator to help you review our site.
Bertempat di Istana Negara, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono secara resmi membuka Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS)ke 13 yang dihadiri oleh para duta besar, para menteri dan pejabat negara, Mantan Menneg Ristek, Kepala LPND dan Pejabat di lingkungan Negara Riset dan Teknologi.

Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman dalam laporannya mengatakan di tengah keterbatasan anggaran, Kementerian Negara Riset dan Teknologi mampu menghasilkan berbagai produk antara lain varietas padi, jagung, kedelai unggul yang tahan terhadap kondisi agroklimat. Selain itu di bidang energi penelitian dan pengembangan terus dilakukan pengembangan secara intensif potensi dan kelayakan biodiesel, bioetanol, energi angin, energi gelombang dan pembangkit mikro hidro. Di bidang pertahanan juga telah dihasilkan berbagai panser, prototip robot penjinak bom, roket pengendali dan tanpa kendali, pesawat udara nir awak yang dapat digunakan sebagai alat intai.

Setelah Menteri Negara Riset dan Teknologi menyampaikan laporan kepada Presiden, acara dilanjutkan dengan Penyerahan Buku 100 Inovasi, yang berisi 100 kumpulan 100 inovasi iptek pilihan dan 623 inovasi iptek yang dihasilkan para peneliti yang memiliki prospek untuk dikembangkan. Pemilihan dilakukan oleh para pebisnis senior dam kewirausahaan dengan menggunakan 8 kriteria yaitu keaslian, ide, kemudahan ditiru, penerimaan oleh konsumen, nilai tambah bagi pemakai, potensi pengembangan, scalability, resiko investasi, serta resiko bisnis.
 
Dalam kesempatan ini pula, Presiden RI menganugerahkan penghargaan riset dan teknologi masyarakat tahun 2008 kepada bapak Haji Slamet Hardiseno, seorang petani dari Wonosari, Gunung Kidul DIY, dengan hasil temuannya Optimasi Energi Alternatif Berbahan Baku Limbah untuk Menggerakkan Usaha Desa mulai dari pemanfaatan perpaduan teknologi pengolahan hasil tani seperti pabrik tahu, penggemukan sapi, energi biogas dari kotoran sapi, ketel uap berbahan baker sekam, dan limbah industri kayu dan formula pakan sapi dari limbah tahu dan rumput gajah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan dialog Presiden RI yang didampingi oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi dengan para innovator dengan menggunakan Video Conference. Tele conference ini menghadirkan para innovator dari Universitas Sriwijaya, untuk mengetahui sejauhmana potensi pengembangan energi nasional batubara cair dan coal boad methane, dan juga tele conference dengan Universitas Udayana untuk mengetahui inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kabupaten Jembrana. (ristek.go.id)
 

Pendukung Inovasi

Banner
Banner
Banner
Banner

Need Help?

T. (021) 2664 6882
F. (021) 2664 7409
e. info [at] bic [dot] web [dot] id
Monday - Friday : 9.00 - 18.00
INFO BIC :
Click on our online status to send a message through Yahoo Messenger.


Proposal Invitation to enroll 101 Indonesia Innovations
Click for more information.