26 Januari 2012 – Hari ini satu Agenda pembuka para Intermediator Trainee Jerman yang digawangi oleh BIC dan RISTEK untuk wilayah Jateng memulai agenda kerjanya. Dalam acara yang berjudul Sharing Knowlegde dan Seminar Pengembangan Lembaga Intermediasi studi Kasus di Jerman yang dibawakan oleh Intermediator Kemenristek yang ditempatkan di Jawa Tengah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada para pelaku/pembina UMKM tentang model-model pengembangan UMKM di Jerman, meliputi inkubator, manager klaster, lembaga keuangan dan lembaga intermediary.
Acara dilaksanakan di Ruang Sidang Utama BALITBANG Jateng. Dihadiri oleh 60 peserta dari perwakilan pihak BAPPEDA, Dinas Pertanian provinsi, Dinas Perindustian, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UKM, 10 BTC SMK, LPPM Unika, UNDIP, UNISULLA, UNS, UNSOED, UNNES, dan 30 BDS di jawa tengah.


Peserta memenuhi ruangan; Ka. BALITBANG Bpk. Drs. Agus Suryono. MM.
Acara dibuka oleh Ka. BALITBANG Bpk. Drs. Agus Suryono. MM. Materi pertama tentang “Cluster Development” dibawakan oleh Pridana Nasution. Materi berikutnya adalah “Model Pendanaan Lembaga Intermediasi di Jerman” yang dibawakan oleh Ratna Sari Dewi dengan mengambil kasus wilayah Negara bagian Bavaria. Setelah itu dilanjutkan presentasi “pemaparan model inkubator yang sukses di jerman” oleh Eko Novianto, dan terakhir pemaparan materi tentang “berbagai jenis lembaga intermediasi di Jerman” oleh Galuh Prawitasari dan keseluruhan acara di moderatori oleh Intan Nawangsari Sutarto.
Acara berjalan lancar dan dengan banyaknya pertanyaan dari peserta yang antusias. Banyak peserta yang tertarik dengan pemaparan tentang model inkubator yang cukup sukses memunculkan banyak UKM baru. Sebagaian mempertanyakan anggaran untuk riset mengapa terlalu kecil. Ada juga yang optimis bahwa beberapa materi bisa diaplikasikan, dan menurut mereka harus diteruskan ke pemerintahan yang terkait untuk ditindaklanjuti. Dari Dinas Pendidikan mempertanyakan kelanjutan pendampingan SMK, Karen 2 tahun lalu jawa tengah sudah mencangangkan gerakan sekolah vokasi atau SMK, dan sudah mengajukan 20 paten ke HAKI, tetapi belum ada kejelasan. Dan juga sempat dipublikasikan menganai adanya penggalangan konten buku 100+ Innovation Indonesia, yang diterbitkan oleh BIC.


Tim Intermediator ; Suasana Seminar
Dengan terlaksananya agenda ini maka Tim intermediator Teknologi Jateng khususnya, memberikan gambaran baru kepada pelaku inovasi dari berbagai elemen, harapannya akan memberi dampak positif terhadap perkembangan program inovasi di Jawa Tengah. Agenda kedepan yang sedang dirancang oleh BALITBANG jateng dan team intermediator adalah pelatihan TOT (training of trainer) untuk incubator, yang rencananya mengundang peserta UMKM yang akan dimasukkan dalam inkubator BALITBANG. Acara ini diagendakan awal februari, kita tunggu saja tanggal mainnya.(EN,SB,AEP)
| < Prev | Next > |
|---|











