Bandung, Seminar Keramik ke-VIII telah diadakan di hotel Savoy Homann pada tanggal 27 Mei 2009. dengan mengunakan Tema "Pengembangan Hasil Riset Keramik Melalui Kerjasama Dengan Masyarakat Industri Unrtuk Meningkatkan Daya Saing Dan Nilai Tambah Produk Kermik".Acara diisi dengan beberapa diskusi panel yang melibatkan beberapa komponen diantaranya Akdemisi, Bisnis atau Industri, dan Pemerintah. Komponen-komponen tersebut dinilai penting untuk memajukan industri Keramik dalam negeri. Acara dimulai dengan pembukaan oleh kepala Balai Besar Keramik
, DR. IR. Ngakan Timur Antara, dalam sambutannya banyak dibahas mengenai kapabilitas balai yang diantaranya adalah sebagai Lembaga Penelitian dan Pengembangan, diharapkan kapabilitas tersebut bisa mendukung dunia industri dalam mengembangkan produk-produk inovatif yang bernilai tambah.Turut hadir Ketua ASAKI, Achmad Wijaya, saat ini Industri Keramik Indonesia juga menghadapi persoalan terutama dalam pengadaan bahan baku. Indonesia dinilai masih memiliki potensi dalam menghasilkan bahan baku keramik tetapi belum ada aktivitas atau kegiatan dalam pengolahan bahan baku ytersebut, Untuk itu ASAKI sangat mendukung program yang mengarah ke pemberdayaan atau pengolahan bahan baku. Dalam kesempatan lain Direktur Business Innovation Center, Kristanto Santosa juga menyampaikan materi akan pentingnya sinergitas antara industri dan balai guna menumbuhkan daya saing dan inovasi dalam industri keramik. untuk itu saat ini pihak industri dan pihak akademisi harus bertukar pikiran dan saling mendukung dalam kegiatan pengembangan teknologi atau produk inovasi.
| < Prev | Next > |
|---|











