Metode dan Alat untuk Mengembalikan Koefisien Ultrafiltrasi (KUf) dna Total Cell Volume (TCV) Hemodialiser
Dalam proses cuci darah (hemodialisis), yang menjadikannya mahal adalah filter/dialiser yang harus diganti secara berkala. Metode re-use hemodialiser ini menjanjikan proses cuci darah yang lebih ekonomis dan terjangkau.
WHAT?
| Komponen utama proses cuci darah (hemodialisis) yang menjadikannya mahal adalah filter atau dialiser yang harus diganti secara berkala. Pemakaian ulang dialiser dengan membersihkannya kembali, terus diupayakan di berbagai negara berkembang untuk menghemat biaya hemodialisis. Prinsip kerja alat ini didasarkan pada pengembalian koefisien ultrafiltrasi hemodialiser. Optimisasi proses terutama ditujukan pada pencucian struktur internal pori. Hasil pencucian menunjukkan peningkatan permeabilitas (KUf) secara signifikan. Adapun parameter pencucian lain yakni total cell volume hampir selalu dapat dikembalikan ke nilai awal. | This invention aims at reusing haemodialyzer. The cleaning principle is mainly based on how to restore the ultrafiltration coefficient of hemodialysis membrane. Process optimization were done with special attention on internal pore structure cleaning. Significant permeability (KUf) enhancement is achieved during internal pore cleaning staqe, The other cleaning parameter, membrane total cell volume (TeV), is almost always completely restored after cleaning. |
WHY?
- Pemakaian ulang dialiser jauh lebih banyak, namun lebih aman, dibandingkan dengan metoda konvensional
- Penghematan signifikan dalam biaya cuci darah
Potensi Aplikasi:
Haemodialysis.
Prospektus:Kesiapan Inovasi : * |





