Inovasi Indonesia di BIC - Business Innovation Center Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Utama Food Resilience Rumah Pasir yang Sehat
Food ResilienceNew and Renewable EnergyTransportation Management and TechnologiesInformation and Communication TechnologiesDefense and Security TechnologiesHealth and MedicinesOthers

Rumah Pasir yang Sehat

E-mail Print PDF
We are sorry for not being able to provide official translation. Please use the google translator to help you review our site.

Teknologi Biocrete: Mengembangkan Tambak Udang di Lahan Pasir

Inovasi memberi solusi pada dilema intensifikasi pertambakan udang. Produktivitas pertambakan udang ditingkatkan, pilihan lain tambak diperluas, dan sekaligus lahan mangrove bisa dijaga tetap lestari, sehingga udang yang dihasilkan berstatus ramah lingkungan.
PERSPEKTIF

WHAT?

Secara tradisional, lahan mangrove di tepi pantai dianggap sebagai lahan yang paling tepat untuk bertambak udang. Saat produksi udang digalakkan, penyempitan dan kerusakan hutan mangrove tidak terhindarkan. Untuk itu, perlu dicari teknologi alternatif untuk bertambak udang tanpa mengganggu lahan mangrove.

Teknologi Biocrete menawarkan alternatif tambak udang yang bisa dibangun diatas pantai berpasir yang dilapisi dengan membran plastik PE, anyaman bambu yang dilapisi ijuk, pasir dan plesteran semen. Umur produktif tambak Biocrete lebih panjang, siklus produksi per tahun lebih banyak, serangan penyakit dapat diperkecil, dan udang yang dihasilkan lebih bersih dibandingkan dengan tambak yang dibangun di lahan mangrove.

Mangrove swamp is known to be the traditional site to do shrimp farming. However, intensification of shrimp farming has caused destruction of mangrove swamps.

Biocrete offers the technology to build shrimp farms on sandy coastal area. This farming technology is proven to yield higher productivity, less incidence of disease contamination, and is recognized as a green technology, the necessary "label" to export the shrimps to the global market.

English

WHY?

  • Mencegah perusakan hutan mangrove karena pertambakan udang
  • Meningkatkan nilai guna lahan pasir/lahan marginal
  • Umur produktif tampak lebih lama dibanding tambak lahan mangrove
  • Siklus produksi bisa lebih banyak dibanding tambak lahan mangrove
  • Serangan penyakit udang dapat dikurangi
  • Udang yang dihasilkan lebih bersih dan berstatus ramah lingkungan
Keunggulan

Potensi Aplikasi:
Teknologi Biocrete dapat diaplikasikan pada pertambakan pesisir laut, khususnya pertambakan udang yang saat ini dilakukan dengan mengkonversi lahan mangrove. Teknologi ini dapat dikembangkan juga untuk pertambakan ikan di pesisir laut.

Kata Kunci Teknologi

001. Electronics, IT and Telecomms
002. Industrial Mfg, Material and Transport Technologies
003. Other Industrial Technologies
004. Energy
005. Physical and Exact Sciences
006. Biological Sciences
007.Agriculture and Marine Resources
008. Agrofood Industry
009. Measurements and Standards
010. Protecting Man and Environment
011. Social and Economics Concerns

Inovator:

Nama : Dr. Ir. Bambang Widigdo

Institusi : IPB
Alamat : Gedung Rektorat Lt. 5 Kampus IPB Darmaga Bogor

Status Paten : TELAH DIPATENKAN

Prospektus:

Kesiapan Inovasi  : * *
Kerjasama Bisnis : * * *
Peringkat Inovasi : *
Last Updated on Thursday, 24 December 2009 21:56  

Pendukung Inovasi

Banner
Banner
Banner
Banner

Need Help?

T. (021) 2664 6882
F. (021) 2664 7409
e. info [at] bic [dot] web [dot] id
Monday - Friday : 9.00 - 18.00
INFO BIC :
Click on our online status to send a message through Yahoo Messenger.