Ekstrak Bayam Untuk Produksi Kepiting Kulit Lunak
WHAT?
|
Kepiting kulit lunak (soka) berharga dua kali lebih mahal dibanding kepiting biasa bahkan lebih. Sayangnya, peluang mendapatkan kepiting soka yang ditangkap dari alam sangat kecil. Beternak kepiting kulit lunak secara tradisional dilakukan dengan memeliharanya hingga saat berganti kulit (molting). Diperlukan pemeliharaan antara 2-5 bulan untuk menunggu saat molting, dan selama itu peternak harus mengawasi kepitingnya terus-menerus karena bila kepiting molting tidak segera dipanen, kulitnya menjadi keras kembali dengan cepat. Aplikasi ekstrak bayam pada kepiting dapat mempercepat dan menyerentakkan proses molting pada kepiting, sehingga kepiting yang berkulit lunak dapat dipanen secara terjadwal. |
Soft-shelled Mud Crabs command double or more price-value compared to ordinary ones. Crab shell periodically becomes soft during natural molting process. It happens in a short period and practically impossible to spot. Delays in harvesting it make the crab shell hardens back quickly. Application of spinach extract can induce molting process in crabs, thus helps the crab farmers to produce soft shelled mud crabs simultaneously on desirable schedule. |
WHY?
- Sepenuhnya alami dan itdak merusak lingkungan
- Penggunaan teknologinya mudah dan menggunakan bahan yang mudah didapat
- Menghasilkan kepiting kulit lunak yang bernilai jauh lebih tinggi
- Panen dapat dijadwalkan sesuai kebutuhan pasar
Potensi Aplikasi:
Teknologi sederhana ini dapat digunakan oleh para petambak (peternak) kepiting
Kata Kunci Teknologi
001. Electronics, IT and Telecomms
002. Industrial Mfg, Material and Transport Technologies
003. Other Industrial Technologies
004. Energy
005. Physical and Exact Sciences
006. Biological Sciences
007.Agriculture and Marine Resources
008. Agrofood Industry
009. Measurements and Standards
010. Protecting Man and Environment
011. Social and Economics Concerns
Inovator:Institusi : Universitas Hasanuddin Status Paten : TELAH DIDAFTARKAN |
Prospektus:Kesiapan Inovasi : * * |











