Inovasi Indonesia di BIC - Business Innovation Center Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Utama Food Resilience Tempe Cepat
Food ResilienceNew and Renewable EnergyTransportation Management and TechnologiesInformation and Communication TechnologiesDefense and Security TechnologiesHealth and MedicinesOthers
Banner

104 Inovasi Indonesia - 2012
adalah hasil pemilihan tahunan ke-5,
karya inovasi paling prospektif "100+ Inovasi Indonesia"
yang dimulai pada tahun 2008, dalam rangka menyambut
100 tahun Kebangkitan Nasional Indonesia.

Anda bisa menjadi salah satunya!

Tempe Cepat

E-mail Print PDF
We are sorry for not being able to provide official translation. Please use the google translator to help you review our site.

Proses Pembuatan Tempe Dengan Pengasaman Kimiawi Menggunakan Glukono-δ-Laktone (GDL)

Membuat alam bergerak lebih cepat menggunakan bahan alami yang aman untuk dikonsumsi, tanpa mengorbankan kualitas dan rasa dari tempe.

PERSPEKTIF

WHAT?

Proses pembuatan tempe membutuhkan waktu yang cukup lama dan menjadikan nilai efisiensinya menurun. Karenanya solusi yang tepat adalah dengan memodifikasi pada proses pengasamannya.

Penggunaan Glukono-Delta-Laktone (GDL) yang dikenal aman untuk dikonsumsi, dengan konsentrasi 0,4% dalam proses pengasaman dapat dilakukan dengan tiga metode:

a. Perebusan kedelai selama 30 menit dalam GDL diikuti pendinginan kedelai.

b. Perebusan kedelai selama 30 menit dalam GDL.

c. Perendaman kedelai selama 2 jam dalam GDL diikuti perendaman dalam air panas (70°C) selama 5 menit.

Proses ini tetap menghasilkan kualitas tempe yang sama dengan proses fermentasi biasa.

The traditional way to produce tempeh by fermentation using the Rhizopus oligosporus or Rhizopus oryzae takes quite some times, making it inneficient.

By adding the Glukono-Delta-Laktone (GDL) as a catalyst will reduce the time needed for fermentation without sacrificing human health, safety, quality and taste of tempeh.

English

WHY?

  • Proses pembuatan tempe menjadi lebih singkat, efisien dan ramah lingkungan
  • Kualitas citarasa tempe serupa dengan hasil pengasaman alami
Keunggulan

Potensi Aplikasi:
Dapat diaplikasikan di industri tempe.

Inovator:

Nama : Prof.Dr.Ir. C. Hanny Wijaya, M.Agr

Institusi : IPB
Alamat : Kantor Direktorat Riset dan Kajian Strategis, Ged. Rektorat IPB Lt.5, Kampus IPB Darmaga Bogor 16680

Status Paten : TELAH DIDAFTARKAN

Prospektus:

Kesiapan  Inovasi  : *
Kerjasama Bisnis : * *
Peringkat Inovasi : * * *
Last Updated on Tuesday, 01 December 2009 17:47  

Pendukung Inovasi

Banner
Banner
Banner
Banner

Need Help?

T. (021) 2664 6882
F. (021) 2664 7409
e. info [at] bic [dot] web [dot] id
Monday - Friday : 9.00 - 18.00
INFO BIC :
Click on our online status to send a message through Yahoo Messenger.