Inovasi Indonesia

Membangun Indonesia melalui Inovasi bersama BIC

AddThis Social Bookmark Button

PENGUMUMAN LIBUR HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H

 
Untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438-H yang jatuh pada tanggal 25-26 Juni 2017, Business Innovation Center (BIC) akan libur mulai Jumat, 23 Juni 2017 sampai Jumat, 30 Juni 2017.  Kantor BIC akan kembali melaksanakan kegiatan mulai Senin, 3 Juli 2017.  Selama liburan, BIC tetap dapat dihubungi melalui e-mail di: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 
 
Kepada seluruh rekan/mitra kerja, inovator Indonesia, dan pendukung / sponsor  BIC yang merayakan, kami mengucapkan:  
 
"Taqabbalallahu minna wa minkum. 
Minal 'Aidin wal Faizin. 
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H" 
 
SALAM INOVASi ! 

PENGAJUAN PROPOSAL KE "109 INOVASI INDONESIA - 2017" DITUTUP, SELEKSI / PENJURIAN PROPOSAL SEGERA DIMULAI

 
Terima kasih dan selamat kepada seluruh Inovator Indonesia yang proposalnya berhasil lolos pra-seleksi "109 Inovasi Indonesia - 2017".  Saat ini telah terdaftar  218 karya inovasi yang  ikut serta pada pemilihan tahun ini. Karena masalah administratif di database kami, ada kemungkinan beberapa proposal inovasi yang sebenarnya telah lolos pra-seleksi akan disusulkan pada jumlah di atas.  
 
Saat ini BIC telah memperoleh konfirmasi kesediaan dari 36 juri untuk melaksanakan penilaian seluruh proposal inovasi yang lolos pra-seleksi, dari 12 kategori Technology Offers menurut IRC (Innovation Relay Centre). Setiap proposal akan dinilai oleh tiga orang juri, untuk menetapkan 109 karya Inovasi Indonesia yang paling prospektif untuk tahun 2017.
 
Proses penjurian akan dilaksanakan pada bulan Juli 2017, sehingga penetapan "109 Inovasi Indonesia - 2017" diharapkan dapat diumumkan pada awal Agustus 2017 mendatang. 
 
Salam inovasi !

WORKSHOP INOVASI KEBANGSAAN XIII : PERAN INOVATOR DALAM PEMBANGUNAN DAN INISIATIF INOVASI KEBANGSAAN

Pentingnya inovasi dan peran inovator dalam pembangunan sudah menjadi sisipan “menu” wajib dari praktis semua pidato sambutan dan keynote addresses dalam berbagai sesi seminar mengenai inovasi, khususnya yang berkenaan dengan Litbang dan Pembangunan Nasional. Dalam kesempatan yang lain, sangat umum pula dibahas betapa besarnya tantangan dan kendala dalam berinovasi agar dapat berhasil. Poin pembuka inilah yang disampaikan oleh Kristanto Santosa, selaku Direktur Bussiness Innovation Center (BIC), dalam Workshop Inovasi Kebangsaan Angkatan XIII yang diadakan di Jakarta, 8 Juni 2017 yang lalu.

Dalam Workshop seri ke-XIII yang diadakan oleh Planet Inovasi (www.planetinovasi.org), Kristanto sebagai pelaku inovasi di BIC selama hampir 10 tahun, diundang untuk menjelaskan mengapa upaya inovasi tidak berjalan sukses seperti yang diharapkan, diantara yang paling mudah dipahami adalah keterbatasan anggaran, belum terbentuknya ekosistem inovasi yang kondusif atau karena memang Indonesia adalah negara yang sedang berkembang. 

Lebih lanjut lagi, Kristanto berpendapat bahwa faktor kepemimpinan adalah faktor yang kurang dicermati dalam inisiatif inovasi. Di kalangan bisnis, kegagalan leadership biasanya lebih lantang dan terus-terang disuarakan. Tidak jarang kesalahan ini digunakan untuk melakukan penggantian pimpinan puncak organisasi. Hal ini termasuk diantara yang menghambat berkembangnya inovasi di tataran dunia industri.

Mengutip argumen dari Prof. Noriaki Kano, Kristanto menyampaikan bahwa kepemimpinan (quality) tidak cukup sekadar “baik dan elegan”. Agar sukses, organisasi memerlukan kepemimpinan yang dapat membuat organisasi dilanda “sense of crises” alias “stress”. Kristanto kemudian menutup sesi dengan beretorika : “Barangkali itu yang kita perlukan saat ini untuk mensukseskan inovasi nasional kita?”  (KS/2017)

PENTING!................................................. DEADLINE PROPOSAL "109 INOVASI INDONESIA-2017" : KAMIS 15 JUNI 2017

Terima kasih kepada Inovator Indonesia yang telah berpartisipasi pada pemilihan "109 Inovasi Indonesia - 2017".  Saat ini telah terdaftar  243 karya inovasi yang telah lengkap untuk mengikuti pemilihan "109 Inovasi Indonesia - 2017"; sekalipun beberapa proposal (sekalipun telah lengkap), masih mungkin perlu direvisi untuk memenuhi syarat SELEKSI.  

BIC menargetkan merampungkan seluruh REVIEW selambat-lambatnya pada Kamis, 8 Juni 2017; sehingga jika diperlukan REVISI, pengaju proposal mempunyai waktu 7 (tujuh) hari untuk melakukannya, yaitu sebelum batas akhir pengajuan seluruh proposal  pada Kamis, 15 Juni 2017.  Ikuti terus informasi dari BIC melalui e-mail.  

Sampai berita ini dibuat, masih ada 346 pengajuan proposal BARU (belum lengkap), serta 580 proposal berstatus REVISI (belum mengajukan revisi) yang masih bisa ikut pemilihan "109 Inovasi Indonesia - 2017", dengan syarat bahwa proposal dengan status ini tetap harus LOLOS REVIEW sebelum Kamis, 15 Juni 2017.  Untuk melengkapi dan merevisi proposal berstatus BARU dan REVISI yang telah terdaftar, silakan meng-klik link INI 

Khusus bagi Inovator Indonesia yang belum pernah mengikuti pemilihan 100+ Inovasi Indonesia, khususnya mereka yang  mengalami kesulitan mengakses database pemilihan "109 Inovasi Indonesia-2017",  BIC membuka kesempatan terakhir untuk mengajukan Proposal BARU ( sekalipun  secara resmi pengajuan proposal baru telah ditutup). Silakan meng-klik REGISTRASI untuk mendapatkan akses langung ke menu pendaftaran. Perlu dicatat bahwa batas akhir pengajuan seluruh proposal  tetap pada Kamis, 15 Juni 2017

Salam inovasi !

AYO IKUT! "WORKSHOP INOVASI KEBANGSAAN" ANGKATAN XIII

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2017 yang lalu, Planet Inovasi (www.planetinovasi.org) yang merupakan gerakan inovasi sosial budaya Indonesia mengadakan "WORKSHOP INOVASI KEBANGSAAN" Angkatan ke-XII dengan tema "Memperingati 72 Tahun Pancasila". 

Workshop yang akan dilaksanakan pada Kamis, 8 Juni 2017 ini bertempat di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta dan akan diisi oleh berbagai pakar dan pemerhati inovasi Indonesia. Termasuk diantaranya ialah Djumain Appe (Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti RI) sebagai Keynote Speaker, Esa Ghanim Fadhallah (Peneliti dan Inovator Materi Penyerap Gelombang Radar), Avanti Fontana (Dosen Strategi dan Manajemen Inovasi FEB UI) dan Kristanto Santosa (Direktur Bussiness Innovation Center). 

Untuk info pendaftaran, silahkan kontak Narahubung : Rika (08119849105)/Asep (02122873643) atau klik link INI

BERITA PENTING! KESEMPATAN TERAKHIR IKUT DALAM PEMILIHAN "109 INOVASI INDONESIA-2017" DAN MENJADI "JAWARA INOVASI INDONESIA" (EDISI KHUSUS BUNDLE 10 TAHUN)

Pemilihan “109 Inovasi Indonesia – 2017” merupakan event istimewa bagi inovator Indonesia, karena tahun ini BIC akan secara kumulatif memilih 1.045 karya inovator terbaik Indonesia, dengan target kumulatif 5.000 proposal terdaftar di database inovasi BIC.

BIC merencanakan menerbitkan edisi bundle terbatas 100+ Inovasi Indonesia (2008 – 2017) yang memuat keseluruhan dari 1.045 karya inovator Indonesia yang pernah diterbitkan dalam satu edisi bundle 10 buku sekaligus. Untuk itu, jangan lewatkan kesempatan Anda untuk menjadi salah satu Jawara Inovasi Indonesia di edisi 10 tahun terbitan 100+ Inovasi Indonesia.

Jadwal Seleksi 109 Inovasi Indonesia-2017 adalah sebagai berikut:

  1. Batas akhir Pengajuan Proposal (Baru) "109 Inovasi Indonesia-2017": 31 Mei 2017
  2. Proses Review termasuk penyempurnaan proposal sampai tanggal: 15 Juni 2017
  3. Proses Seleksi / Penjurian  tanggal: 15 Juli 2017
  4. Pengumuman 109 Proposal Terpilih, tanggal: 10 Agustus 2017
  5. Penerbitan 109 Inovasi Indonesia-2017": 31 Oktober 2017
  6. Penerbitan edisi bundle "100+ Inovasi Indonesia 2008 - 2017" : Desember 2017 (tentative)

Para Inovator yang telah berpartisipasi pada seri seleksi 100+ Inovasi sebelumnya (seri 100 sampai dengan 108 Inovasi Indonesia) dapat mengajukan lagi proposal mereka ke seleksi “109 Inovasi Indonesia – 2017”, dengan ketentuan proposal tersebut tidak sama atau mirip dengan proposal yang pernah terpilih sebelumnya. 

Untuk memulai mengajukan proposal inovasi Anda silahkan klik REGISTRASI (disini) dan untuk tips/kiat-kiat mengajukan proposal inovasi Anda, silahkan unduh lampiran "Manual Cara Membuat Proposal Inovasi Prospektif" dibawah ini dan pelajari bagian Frequently Asked Questions (FAQ). Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami di email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

Salam Inovasi!

IFIC BOARD OF TRUSTEES NOMINATION : MERUMUSKAN LANGKAH STRATEGIS IFIC DI SEKTOR PANGAN

Prestasi Indonesia sebagai negara eksportir minyak sawit (CPO) dan rumput laut terbesar di dunia di satu sisi cukup membanggakan; namun kedua komoditas tersebut tergolong produk primary processing dengan nilai tambah yang tak terlalu besar. Melalui inovasi, Indonesia berpotensi menciptakan nilai tambah pada setiap mata rantai proses lanjutan dengan memanfaatkan global food supply chain. Wacana ini disampaikan oleh Kristanto Santosa, selaku Direktur BIC, yang ikut memprakarsai pendirian Indonesian Food Innovation Center (IFIC)

Sebagai langkah riil melanjutkan prakarsa IFIC, dengan mengadakan IFICStakeholders Meeting pada 16 Maret 2017, BIC dan GAPMMI, bekerja sama dengan CSIRO menyelenggarakan Board of Trustees Nomination, pada 16 Mei 2017, dengan tujuan menetapkan Susunan Dewan Pembina (Board ofTrustees) dan membahas arah dan program kegiatan IFIC.

Dibahas tiga topik strategis :  IFIC Policy and Directions,  Pengembangaan Database IFIC, dan menyepakati  prioritas rencana kegiatan IFIC.  Kelompok Policy and Directions dimoderatori oleh Dr. Roy Sparingga (BPPT), merumuskan draft arah dan peran IFIC sebagai innovation broker, integrator, empowerment agent, serta  menciptakan lingkungan kondusif bagi peningkatan nilai tambah dan tumbuh kembangnya industri sepanjang rantai pasokan pangan (food supply chain) dengan melibatkan akademisi, pelaku usaha dan pemerintah (A-B-G).

Pembahasan tentang Pengembangan Database IFIC dimoderatori oleh Archie Slamet (CSIRO), menghasilkan rumusan bahwa IFIC akan melakukan kajian-kajian tentang pasar pangan di Indonesia, marketing systems, dan membangun database produk-produk pangan Indonesia ytermasuk yang sudah ada di pasar Global, untuk dijadikan dasar rekomendasi kebijakan impor dan ekspor Indonesia. Di bidang Operations yang dimoderatori oleh Kristanto Santosa (BIC), IFIC akan harus menjadi organisasi intermediatoruntuk membangun kerjasama antara industri dan badan-badan riset  di Indonesia maupun dari mancanegara. Untuk itu, IFIC harus bekerja secara independen, profesional, dan dapat dipercaya (trusted), serta terbukti efektif mendorong inovasi-inovasi baru yang sukses secara komersial. (YZH/KS/29052017)

 

Hubungi Kami

PQM Building, Ground Floor,
Cempaka Putih Tengah 17C no. 7a, Jakarta 10510, Indonesia.

 
  • Telepon:
    (+62) 21 4288 5430
  • (+62) 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • (+62) 8118 242 462 (BIC-INA)
  • Fax:
    (0) 21 2147 2655

Senin - Jum'at: pk. 9.00 - 16.30

Kami ada di Jejaring Sosial. Ikuti kami & terus berhubungan.
Anda berada di: Utama BIC Berita Inovasi